Hari Raya Waisak adalah hari raya terpenting bagi umat Buddha dan ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia. Berikut sejarah, makna, dan cara perayaannya.
Ringkasan
- Waisak memperingati tiga peristiwa suci (Tri Suci) dalam kehidupan Buddha Gautama: kelahiran, pencerahan, dan wafat (parinibbana).
- Pada tahun 2026, Waisak 2570 BE jatuh pada 31 Mei 2026 (libur nasional).
- Perayaan khas berpusat di Candi Borobudur dengan prosesi dan meditasi.
- Penetapan tanggal Waisak mengikuti kalender Buddhis berbasis peredaran bulan.
Apa Itu Waisak
Waisak (dari kata Vesakha dalam bahasa Pali) adalah hari raya umat Buddha yang memperingati Tri Suci Waisak: kelahiran Pangeran Siddharta, pencapaian pencerahan menjadi Buddha, dan wafatnya (parinibbana). Ketiga peristiwa ini diperingati pada bulan purnama di bulan Vesakha dalam kalender Buddhis.
Menurut tradisi, Siddharta Gautama lahir di Lumbini (sekarang Nepal) pada tahun 623 SM. Setelah meninggalkan istana dan menjalani kehidupan asketis, ia mencapai pencerahan di bawah pohon Bodhi di Bodh Gaya, India. Selama 45 tahun kemudian, Buddha mengajarkan Dharma (ajaran) kepada murid-muridnya hingga wafat di Kusinara pada usia 80 tahun.
Kapan Waisak Diperingati
Tanggal Waisak ditetapkan berdasarkan perhitungan kalender Buddhis (lunisolar). Di Indonesia, penetapannya disusun oleh Kementerian Agama bersama Majelis Buddhayana Indonesia dan ditetapkan dalam SKB hari libur nasional. Pada 2026, Hari Raya Waisak 2570 BE jatuh pada 31 Mei.
Penetapan tanggal Waisak melibatkan perhitungan astronomis, yaitu ketika terjadi bulan purnama pada bulan Vesakha. Tim penentu waktu Waisak biasanya mengamati posisi bulan, Matahari, dan rasi bintang Scorpio untuk menentukan tanggal pastinya. Proses ini melibatkan para astronom dan ahli kalender Buddhis dari berbagai negara.
Sejarah Perayaan Waisak di Indonesia
Indonesia memiliki sejarah panjang dengan ajaran Buddha sejak abad ke-5 hingga ke-15 Masehi. Candi-candi Buddha seperti Borobudur, Mendut, dan Pawon menjadi saksi peradaban Buddha yang pernah berjaya di Nusantara. Perayaan Waisak di Candi Borobudur merupakan upaya melestarikan warisan sejarah sekaligus memperkuat toleransi beragama di Indonesia.
Perayaan di Indonesia
Di Indonesia, perayaan Waisak paling terkenal berlangsung di Candi Borobudur, Magelang, dengan prosesi umat Buddha dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Rangkaian kegiatannya meliputi meditasi, pradaksina (berjalan mengelilingi candi), dan pemberian dana untuk amal.
Perayaan Waisak di Candi Borobudur biasanya dihadiri oleh ribuan umat Buddha dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Acara dimulai sejak senja hari dengan prosesi obor dari Candi Mendut menuju Candi Pawon dan berakhir di Candi Borobudur. Di puncak perayaan, dilakukan pelepasan lampion sebagai simbol pencerahan dan harapan kedamaian.
Makna bagi Umat Buddha
Waisak menjadi momen refleksi: mengingat ajaran Buddha tentang kasih sayang, kebijaksanaan, dan pembebasan dari penderitaan. Umat Buddha menjadikannya kesempatan memperkuat niat baik dan kedamaian batin.
Ajaran Buddha yang paling terkenal adalah Empat Kebenaran Mulia: penderitaan, asal penderitaan, lenyapnya penderitaan, dan jalan menuju lenyapnya penderitaan. Pada hari Waisak, umat Buddha diajak untuk merenungkan ajaran ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mengapa Hari Ini Penting?
Hari internasional dan nasional seperti ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), WHO, atau pemerintah Indonesia untuk menyoroti isu global dan nasional yang memerlukan perhatian bersama. Setiap tahun biasanya memiliki tema khusus yang mengarah pada target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan kebijakan publik.
Cara Berpartisipasi
Anda dapat turut serta memperingati hari ini dengan:
- Menyebarkan informasi yang akurat di media sosial dengan hashtag resmi
- Mendukung organisasi yang bekerja di bidang ini (Lembaga Swadaya Masyarakat, NGO, atau program pemerintah)
- Mengubah kebiasaan sehari-hari yang mendukung tujuan hari ini
- Mengikuti kegiatan di komunitas, sekolah, atau tempat kerja
- Mengajak keluarga dan teman untuk ikut peduli
Kesimpulan
Waisak bukan sekadar tanggal merah β ia adalah peringatan peristiwa penting dalam kehidupan Buddha yang mengandung nilai kedamaian dan kasih sayang. Cek jadwal hari libur lengkap tahun berjalan di halaman Hari Libur Nasional.
Referensi: Kementerian Agama RI tentang penetapan hari libur keagamaan.
Artikel Terkait
*Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi. Informasi berdasarkan sumber resmi yang tertera di atas.









